Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » UKW PWI Malang Raya Ditutup oleh Rektor UIBU, 30 Peserta Dinyatakan Lulus

UKW PWI Malang Raya Ditutup oleh Rektor UIBU, 30 Peserta Dinyatakan Lulus

  • calendar_month Ming, 30 Nov 2025

Peweimalang.com, Kota Malang – Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar oleh PWI Malang Raya resmi ditutup oleh Rektor  Universitas Insan Budi Utomo (UIBU). Sejumlah 30 peserta dari berbagai jenjang dinyatakan lulus.

UKW periode ke-59 ini diikuti oleh 34 peserta baik dari jenjang muda, madya maupun utama. 17 pada jenjang muda, 12 jenjang madya, 5 pada jenjang utama.

Ketua PWI Malang Raya, Ir. Cahyono mengungkapkan bahwa UKW ini tidak semudah yang dibayangkan. Pasalnya, meskipun kegiatan sehari-hari yang diujikan. Namun pada saat ujian, pekerjaan keseharian tersebut diteorikan.

“UKW sangat penting bagi profesionalitas wartawan maupun media. UKW memang tidak semudah yang kita bayangkan,” kata Cahyono.

Menurutnya, peserta yang lulus UKW ini harus memiliki etika dalam melakukan kerja jurnalistik dan Dewan Pers. Ia juga mengatakan bahwa wartawan yang belum lulus bisa melaksanakannya di periode berikutnya.

“Pendidikan UKW ini harus profesional untuk menentukan wartawan yang kompeten,” ujarnya.

UKW yang digelar oleh PWI Malang Raya ini sesuai dengan regulasi yang ada dengan mengadakan tiga jenjang, muda, madya dan utama. Ia berharap kepada peserta agar bisa berkembang lagi pada dunia jurnalistik.

Lebih lanjut, Cahyono mengatakan bahwa PWI Malang Raya tercatat telah meluluskan sekitar 100 wartawan dari berbagai daerah di Indonesia. Namun, UKW kali ini senggaja tidak membuka kuota nasional.

“Meskipun tidak membuka pendaftaran secara nasional, tapi terdapat peserta dari Sampang dan Bontang,” tambahnya.

Cahyono juga menyebutkan bahwa di tahun 2026, PWI Malang Raya ditargetkan menggelar dua kali UKW. Hal ini lantaran banyak wartawan yang sudah seharusnya naik jenjang.

“Juli 2026, PWI Malang Raya anggotanya yang sudah saatnya berganti jenjang dan tahun depan nanti targetnya kami akan menggelar dua kali UKW,” jelasnya.

Tak luput juga, Cahyono menyampaikan terima kasih kepada Rektor UIBU yang mendukung penuh kegiatan PWI Malang Raya. Bahkan, mulai tahun 2012 kampus ini telah memfasilitas  kegiatan PWI Malang Raya.

“Terima kasih pada Rektor UIBU yang selalu mensuport dan memfasilitas kegiatan PWI,” tegasnya.

Cahyono mengungkapkan usai digelarnya UKW, para peserta bisa menerapkan ilmunya di lapangan. Ia menambahkan bahwa peserta UKW diharapkan dapat menjaga marwah organisasi PWI Malang Raya.

Sementara itu, Direktur UKW PWI Pusat, Eko Pamuji mengapresiasi secara keseluruhan para peserta. Menurutnya, para peserta UKW sangat keren sekali dan memiliki pengalaman yang baik di lapangan.

Eko menyebut kompeten artinya pantas, jika sudah dinyatakan kompeten memang sudah pantas menjadi wartawan. Namun jika tidak lulus, dapat disebutl pantas yang tertunda.

“Jika lulus dan dinyatakan kompeten maka pantas menjadi wartawan, jika belum lulus namanya pantas yang tertunda,” ujarnya.

Koordinator Asesor, Djoko Tetuko mengatakan bahwa wartawan merupakan implementasi dari Alqur’an surat Al-Asr. Pasalnya, profesi wartawan memiliki tugas yang berat, dan pasti dimintai pertanggung jawaban kelak di akhirat.

Djoko juga menyebutkan bahwa 30 peserta dinyatakan kompeten dan empat peserta dinyatakan tidak kompeten.

UKW periode ke-59 ini terdapat peserta terbaik dari berbagai jenjang. Mereka yang mendapat nilai tertinggi ialah :

Terbaik Jenjang Muda diraih oleh Eko Rudianto

Terbaik Madya, diraih Muhammad Olifiansyah

Terbaik Utama diraih Febri Setiawan

 

 

  • Penulis: Agung Budi
  • Editor: Redaksi PWI Malang Raya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less