Peweimalang.com, Kota Malang – PT Pertamina Patra Niaga memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya Pertalite dan Biosolar, di wilayah Malang Raya tetap berjalan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta mendukung kelancaran aktivitas harian.
Penyesuaian distribusi dilakukan secara terukur demi menjaga pemerataan pasokan antarwilayah.
Berdasarkan evaluasi penyaluran periode sebelumnya, tercatat adanya peningkatan konsumsi BBM di Malang Raya.
Permintaan Pertalite meningkat sekitar 6 persen dan Biosolar naik hingga 15 persen, yang dipicu oleh musim panen tebu serta tingginya aktivitas pariwisata selama periode liburan.
Mengantisipasi kondisi tersebut, Pertamina mengoptimalkan distribusi secara proporsional.
Sebagai bagian dari pengendalian, penyesuaian penyaluran dari Fuel Terminal (FT) Malang telah diberlakukan sejak dua hari terakhir dengan mempertimbangkan ketersediaan stok di titik suplai.
Area Manager Communication, Relation dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa langkah penyesuaian ini dilakukan untuk memastikan pasokan dapat terdistribusi secara merata dan adil bagi seluruh masyarakat.
“Pertamina berkomitmen untuk terus menjaga penyaluran BBM bersubsidi agar kebutuhan masyarakat dan aktivitas sehari-hari dapat tetap terpenuhi. Dalam kondisi tertentu, kami melakukan penyesuaian distribusi secara terukur dengan mempertimbangkan kondisi stok dan kebutuhan di masing-masing wilayah. Pengaturan ini merupakan bagian dari upaya kami menjaga agar penyaluran tetap berjalan dan pasokan dapat terdistribusi secara merata,” ujar Ahad, dalam keterangan tertulisnya, Selasa 1 September 2026.
Ahad menambahkan, pihak Pertamina terus melakukan monitoring secara intensif dan siap menyesuaikan pola penyaluran berdasarkan perkembangan ketersediaan stok di lapangan.
“Prinsip utama yang dipegang adalah menjaga kelancaran distribusi dengan mengedepankan pemerataan dan keberlangsungan pelayanan publik,” jelas Ahad
Menyikapi dinamika di lapangan, Pertamina mengimbau masyarakat Malang Raya untuk tetap tenang, membeli BBM sesuai dengan kebutuhan riil, serta tidak melakukan aksi panic buying.
Masyarakat juga diharapkan bijak menyikapi informasi yang beredar di media sosial dan tidak menyebarluaskan kabar yang belum terverifikasi agar tidak memicu keresahan maupun antrean panjang di SPBU.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi resmi terkait ketersediaan, penyaluran, maupun layanan produk Pertamina, dapat segera menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135.





