Peweimalang.com, Kabupaten Malang – Mendekati Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah (H-4), Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Malang melaksanakan kegiatan uji kelaikan kendaraan (ramp check) dan tes kesehatan bagi pengemudi angkutan umum dalam rangka pengamanan arus mudik Lebaran sekaligus Operasi Ketupat Semeru 2026. Kegiatan tersebut digelar di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Talangagung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
Sedangkan dalam kegiatan tersebut, kata Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska, Selasa (17/3), kepada wartawan, dilaksanakan dengan petugas gabungan dari berbagai instansi turut dilibatkan untuk memastikan keselamatan penumpang selama perjalanan mudik Lebaran. Dalam kegiatan tersebut, lebih dari 50 kendaraan angkutan umum, khususnya bus angkutan dalam provinsi, dilakukan pemeriksaan menyeluruh. Selain itu, sebanyak 11 orang sopir dan kru bus juga menjalani tes kesehatan secara acak.
“Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas selama masa mudik Lebaran. Sehingga kami memastikan seluruh kendaraan angkutan umum dalam kondisi laik jalan dan para pengemudi dalam kondisi sehat agar dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat yang akan mudik Lebaran,” paparnya.
Menurut Chelvin, pemeriksaan meliputi kelengkapan administrasi kendaraan, kondisi teknis seperti rem, lampu, ban, hingga kesiapan perlengkapan keselamatan. Selain itu, pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memastikan pengemudi tidak dalam kondisi lelah atau memiliki gangguan kesehatan yang berpotensi membahayakan perjalanan. Dari
hasil pemeriksaan hari ini menunjukkan seluruh kendaraan dan pengemudi yang diperiksa dalam kondisi layak, baik dari sisi teknis maupun kesehatan. Kegiatan ramp check dan tes kesehatan ini melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Puskesmas, serta PT Jasa Raharja.
“Kami akan terus melakukan secara berkala di sejumlah titik guna memastikan keamanan dan keselamatan arus mudik Lebaran di wilayah Kabupaten Malang. Dan kami akan terus meningkatkan pengawasan dan pemeriksaan untuk memastikan seluruh angkutan umum yang beroperasi benar-benar memenuhi standar keselamatan,” pungkasnya.(*).





