Wahyu: Mulai Besok, ASN Pemkot Malang Wajib Pakai Sepeda atau Angkutan Umum

Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat M.M

Peweimalang.com, Kota Malang – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat memerintahkan Aparat Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) setempat menggunakan transportasi ramah lingkungan setiap hari Jumat ketika berangkat ke kantor.

Transportasi ramah lingkungan tersebut bisa berupa sepeda atau angkutan umum. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah wacana efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

Kebijakan tersebut dilakukan sebagai respons awal sebelum adanya keputusan resmi terkait skema work from home (WFH), dan untuk membentuk kebiasaan hidup sehat di lingkungan ASN.

“Untuk WFJ itu belum ada arahan dari pusat, tapi kita mulai mengurangi dampaknya. Salah satunya dengan mendorong ASN berangkat kerja menggunakan sepeda angin (Gowes) setiap hari Jumat,” ucap Wahyu, saat dikonfirmasi awak media, Kamis (26/3/2026).

Wahyu menjelaskan, pelaksanaan program penggunaan transportasi ramah lingkungan tersebut dijadwalkan mulai berlaku pada Jumat, 27 Maret 2026 besok, dengan persiapan yang diklaim telah dimatangkan oleh Pemkot Malang.

“Pelaksanaan program ini diharapkan berjalan efektif, terlebih saat implementasi di hari pertama besok semoga bisa langsung diikuti seluruh ASN,” jelas Wahyu.

Bagi ASN yang tidak memiliki sepeda, Pemkot Malang tetap memberikan alternatif moda transportasi lain yang lebih hemat energi. Salah satu opsi yang disarankan adalah memanfaatkan angkutan umum yang telah tersedia dan menjangkau kawasan Balai Kota.

“Kalau tidak punya sepeda, bisa naik angkutan umum. Sekarang sudah ada TransJatim yang lewat Balai Kota, itu bisa dimanfaatkan,” terang Wahyu.

Tidak hanya berfokus pada efisiensi BBM, Pemkot Malang juga menghidupkan kembali program Jumat Bersih sebagai bagian dari rutinitas mingguan ASN. Program ini dipadukan dengan aktivitas olahraga untuk membangun budaya kerja yang sehat dan produktif.

Setiap Jumat, ASN akan mengikuti senam pagi sebelum melanjutkan kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan kantor masing-masing. Pola ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih bersih sekaligus meningkatkan kebersamaan antarpegawai.

Menurut Wahyu, kebijakan tersebut selaras dengan arah program pemerintah pusat yang menekankan pentingnya lingkungan yang asri dan berkelanjutan. Ia menegaskan optimalisasi kegiatan Jumat akan menjadi salah satu fokus pembenahan internal Pemkot Malang.

“Setelah senam pagi, kemudian dilanjutkan bersih-bersih. Saya akan berlakukan ada Jumat bersih itu, sesuai dengan tagline Bapak Presiden yang Asri, itu kita juga lakukan dioptimalkan di hari Jumat,” tukasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *