Peweimalang.com, Kabupaten Malang – Hasil Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Malang, yang digelar di Hotel Grand Miami, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, pada Minggu (29/3) malam, menghasilkan tujuh nama Calon Ketua DPC PKB yang resmi diajukan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB. Sedangkan dari tujuh Calon Ketua DPC PKB Kabupaten Malang, yakni Ketua DPC PKB Kabupaten Malang (Petahana) H Kholiq, yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, periode 2024-2029, Khofidah, H Ali Murtadlo, H Muslimin, H Abdullah Satar, Hj Nur Mutiah Faridah, Hj Hiqmah Bafaqih.
Ketua Sidang Muscab DPC PKB Kabupaten Malang Daniel Johan, Senin (30/3), kepada wartawan menegaskan, bahwa seluruh proses penjaringan berlangsung sesuai mekanisme partai dan mencerminkan dinamika demokrasi internal yang sehat. Dari hasil Muscab kemarin, ada tujuh nama yang diusulkan sebagai calon Ketua DPC PKB Kabupaten Malang. Selanjutnya, keputusan final sepenuhnya menjadi kewenangan DPP PKB. Sedangkan mekanisme Muscab PKB memang memberikan ruang kepada daerah untuk mengusulkan nama-nama kandidat. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan DPP dengan mempertimbangkan berbagai aspek strategis partai.
“DPP PKB akan melihat rekam jejak, kapasitas, serta kebutuhan organisasi selanjutnya. Karena hal ini bagian dari konsolidasi untuk memperkuat PKB, khususnya di Kabupaten Malang,” tuturnya.
Menurut Daniel, Muscab yang digelar DPC PKB Kabupaten Malang ini juga menjadi momentum penting bagi partai untuk memperkuat soliditas internal dan menyusun strategi politik selanjutnya, termasuk menghadapi agenda-agenda elektoral mendatang. Sehingga dengan munculnya tujuh kandidat tersebut, dinamika internal PKB Kabupaten Malang dipastikan akan semakin menarik sambil menunggu keputusan resmi dari DPP PKB terkait siapa yang akan dipercaya memimpin DPC PKB Kabupaten Malang. Dari 7 nama tersebut 2 dari pengurus lama yakni Ketua Petahana H Kholiq dan Bendahara H Ali Murtadlo.
“Pada pembukaan Muscab DPC PKB juga dihadiri Bupati Malang HM Sanusi dan Wakil Bupati (Wabup) Malang Hj Lathifah Shohib, yang juga kader PKB. Dan siapa yang bakal ditunjuk DPP PKB untuk duduk di kursi Ketua DPC PKB Kabupaten Malang, itu kewenangan DPP,” jelasnya.
Perlu diketahui, Bupati Malang HM Sanusi saat menghadiri Muscab DPC PKB Kabupaten Malang berharap agar forum Muscab dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menghasilkan keputusan-keputusan yang membawa kemajuan bagi partai, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Sebab, Kabupaten Malang adalah rumah besar bagi semua, yang di dalamnya terdapat keberagaman latar belakang, suku, agama, maupun pilihan politik. Namun demikian, keberagaman tersebut sejatinya adalah kekuatan, bukan perbedaan yang memecah belah.
Dalam konteks Muscab PKB ini, lanjut dia, peran partai politik (parpol), termasuk PKB, sangatlah strategis. Parpol tidak hanya berfungsi sebagai sarana pendidikan politik, tetapi juga sebagai pilar utama dalam menjaga stabilitas, memperkuat demokrasi, serta merawat persatuan dan kesatuan bangsa.
“Saya berharap PKB Kabupaten Malang senantiasa menjadi garda terdepan dalam menjaga situasi tetap kondusif, mengedepankan politik yang santun dan beretika, menumbuhkan semangat persaudaraan di tengah masyarakat, serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan yang moderat,” harap dia.(*).





