Peweimalang.com, Kab Malang – Dinas Perikanan Kabupaten Malang mencatat target realisasi tangkapan ikan laut sepanjang 2025 telah melampaui target. Target tahun ini sendiri ditetapkan sebesar 21 ribu ton. Jumlah tersebut bahkan sudah tercapai sejak awal triwulan III 2025.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang, Victor Sembiring menungkapkan bahwa capaian tangkapan laut sudah melebihi 100 persen dari target. Bahkan, ia menambahkan pencapaian ini berhasil diraih di triwulan III 2025.
“Target tangkapan di 2025 untuk tangkapan sudah ikan sudah terpenuhi 100 persen,” kata Victor, Jumat (28/11/2025).
Berdasarkan data Dinas Perikanan Kabupaten Malang, hingga triwulan III 2025 atau September 2025, total tangkapan ikan mencapai 24,4 ribu ton. Hal tersebut dipengaruhi oleh musim ikan selama empat bulan mulai bulan Juni, Juli, Agustus, September.
Beberapa jenis ikan menjadi penyumbang terbesar terhadap realisasi diantaranya, tuna sebanyak 1.039,94 ton, cakalang 1.589,38 ton, tongkol 5.583,67 ton, layur 5.944,48 ton dan layang 4.035,35 ton.
Hasil tersebut merupakan hasil dari tangkapan yang berasal dari sejumlah lokasi pendaratan ikan di pesisir selatan Kabupaten Malang. Wilayah tersebut meliputi Pantai Licin Desa Pujiharjo, Pantai Wedi Awu, Pantai Sendang Biru, Pantai Kondang Buntung, Pondokdadap, Pantai Kondang Bajul, Pantai Ungapan, Pantai Ngliyep, serta Pantai Nglurung.
“Kalau sedang musim di Sendang Biru, jumlah pendaratan bisa mencapai 200 ton per hari,” tambahnya.
Menurutnya, besarnya tangkapan tahun ini dipengaruhi dua faktor utama. Pertama, kemampuan nelayan untuk meningkatkan kapasitas dan mengakses permodalan secara mandiri. Selanjutnya, dukungan pemerintah berupa penyediaan sarana dan prasarana.
Victor menyoroti perkembangan di Desa Pujiharjo yang kini menjadi salah satu titik pendaratan ikan yang cukup aktif. Pada tahun 2017, wilayah tersebut hanya memiliki 30 kapal. Saat ini, jumlahnya melonjak drastis hingga 320 kapal pada 2025, dengan nelayan lokal mencapai 3.000 orang.
“Hingga saat ini nelayan lokal mencapai 3 ribu orang,” ujarnya.
Dinas Perikanan Kabupaten Malang berharap peningkatan hasil produksi perikanan ini dapat berbanding lurus dengan kesejahteraan nelayan di wilayah Kabupaten Malang.
“Upaya telah dilakukan Pemkab Malang bisa mampu memberikan kesejahteraan bagi para nelayan,” tegasnya.





