Peweimalang.com, Kabupaten Lumajang – Gunung Semeru pada Rabu (19/11) sore, erupsi dan mengeluarkan awan panas dengan jarak luncur kini sudah mencapai 13 kilometer (km), dari puncak terpantau menuju Sungai Sumbersari di Desa Sumbersari, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang. Namun, awan panas Gunung Semeru tersebut di bagian Timur wilayah Kabupaten Malang belum ada informasi dari lapangan terkait erupsi gunung tersebut.
Informasi dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang kini masih terus menggali informasi dari wilayah Timur. Pada pukul 16.43 sore ini, melalui visual dari Pos Pantau Semeru tertutup kabut. Dan awan panas masih berlangsung, sehingga semua pihak untuk meningkatkan kesiagaan dan kewaspadaan.
Sementara itu, dari informasi Pos Pengamat Gunung Api (PPGA) Gunung Semeru, bahwa luncuran awan panas Gunung Semeru sudah melewati jembatan Gladak Perak di wilayah Kabupaten Lumajang, yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Malang. Sehingga Pusdalops meminta wilayah itu untuk dikosongkan. (Sumber Informasi PPGA Gunung Semeru).(*).





