Peweimalang.com – Kota Malang telah mengukir sejarah baru di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur yang berakhir Sabtu (5/7/2025). Kota Malang sendiri berhasil memperoleh 136 medali emas, 127 medali perak dan 117 perunggu. Hasil ini merupakan hasil yang baik Kota Malang selama mengikuti ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang, Djoni Sudjatmoko mengatakan bahwa capaian ini meningkat 90 persen. Djoni menyebut bahwa perolehan medali Porprov masih belum final, namun secara perhitungan Kota Malang mencapai perolehan medali sebanyak 141 emas.
“Gelaran Porprov sebelumnya Kota Malang hanya 74 medali. Alhamdulilllah kemarin ada pertumbuhan medali mencapai 90 persen yaitu sebanyak 141 medali emas,” ungkap Djoni, Selasa (8/7/2025).
Djoni juga mengungkapkan perolehan yang melonjak drastis ini sebagai bukti bahwa pembinaan atlet Kota Malang. Ia mengungkapkan rasa bangganya karena atlet Kota Malang telah menorehkan prestasi baik di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) maupun di Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Kami bersama bangga akan hal itu, dan membuktikan bahwa kita bisa meraih juara umum dikemudian hari,” ujarnya.
Ketua KONI Kota Malang itu menyebut bahwa hasil untuk saat ini sudah sangat baik dan juga ditahun sebelum-sebelumnya ia mengungkapkan bahwa Kota Malang belum pernah membuat target menjadi juara umum di Porprov.
Disamping itu juga, Djoni juga mengatakan bahwa target juara umum digelaran Porprov X Surabaya nanti dapat menjadi realistis. Terlebih pihaknya akan melakukan evaluasi di Agustus mendatang.
“Jadi kami sudah berani 2027 menargetkan untuk juara umum mengalahkan Surabaya di Surabaya,” katanya.
Pengungkapan keoptimisan tersebut juga digandeng langkah cepat dari KONI Kota Malang untuk melakukan evaluasi. Djoni menegaskan bahwa setelah evaluasi hasil Porprov nanti akan melakukan planning dan langkah program untuk menuju Porprov 2027 nanti di Surabaya.
“Semua cabor saya minta membuat evaluasi, nanti satu persatu cabor dengan KONI dan kami nanti memberikan masukan-masukan perkembangan seperti apa karena ini tugas KONI untuk olahraga prestasi,” tegasnya.
Djoni menambahkan untuk pembinaan nantinya akan bekerja sama dengan stakeholder untuk membantu perihal dana, fasilitas, sarana dan prasarana.
“Jadi nanti akan bekerja sama dengan stakeholder agar pembinaan atlet juga bisa terlaksana dengan baik dan sama-sama memupuk kebersamaan,” ungkapnya.
Tidak luput juga, Djoni juga berterima kasih kepada seluruh jajaran terkait karena Porprov sudah berjalan dengan sukses.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat, Pemerintah Kota Malang, pelatih, atlet dan semua jajaran terkait karena telah bersama-sama mensukseskan Porprov IX Jawa Timur 2025,” tutupnya.





