Peweimalang.com, Surabaya – Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Timur (Jatim) menegaskan bahwa semangat peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur harus dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di loket-loket pelayanan publik. Keterbukaan informasi dinilai menjadi indikator utama kemajuan suatu daerah.
Ketua KI Jatim A Nur Aminuddin, Senin (12/10), kepada wartawan menyampaikan bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, melainkan dari kemudahan warga dalam mengakses layanan publik, seperti rumah sakit, sekolah, hingga kantor desa. Karena ukuran kemajuan juga terlihat dari pengalaman masyarakat ketika berurusan dengan pelayanan publik. “Apakah informasinya mudah ditemukan, penjelasannya mudah dipahami, dan pertanyaan warga mendapatkan jawaban,” ujarnya.
Menekan Beban Warga Lewat Kejelasan Prosedur
Dia menjelaskan, kejelasan informasi mengenai syarat, alur pendaftaran, rincian biaya, hingga batas waktu penyelesaian sangat penting bagi masyarakat sebelum mendatangi kantor pelayanan. Informasi yang membingungkan atau kadaluwarsa berpotensi merugikan warga dari segi waktu maupun materi.
“Bagi petugas, mungkin cukup mengatakan silahkan datang lagi besok. Namun bagi warga, datang kembali bisa berarti kehilangan penghasilan sehari atau harus membayar ongkos lagi,” tegas Aminuddin.
Menurutnya, sektor kesehatan seperti rumah sakit menjadi salah satu perhatian utama. Seperti kepastian informasi terkait jadwal dokter, tarif layanan, hingga mekanisme pengaduan sangat dibutuhkan guna mengurangi kecemasan pasien dan keluarga.
Pelayanan Inklusif dan Dorong Kepercayaan Publik
Selain digitalisasi melalui situs web dan media sosial, KI Jatim mengingatkan pentingnya penyediaan media informasi konvensional. Seperti papan pengumuman di pemerintah desa, hal ini guna menjamin hak informasi bagi warga lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, serta masyarakat di daerah tertinggal internet.
“Keterbukaan informasi publik yang dijalankan secara konsisten dan responsif terhadap keluhan warga akan memupuk kepercayaan serta partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan,” tutur Aminuddin.
“Mengusung tema “Unggul, Maju, Berkelanjutan” pada Hari Jadi ke-81 ini, KI Jatim mengajak badan publik dan masyarakat untuk bersama-sama mengawal transparansi informasi demi mewujudkan pelayanan yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan,” tandasnya.(*).





