Tiga Titik Lokasi Karhutla di Kawasan TNBTS Dipantau Polisi dan Tim Gabungan 

Tiga Titik Lokasi Karhutla di Kawasan TNBTS Dipantau Polisi dan Tim Gabungan 
Personel Polisi Polres Malang saat menyemprotkan air untuk melakukan pemadaman api di wilayah Jamlang, Kec Poncokusumo, Kab Malang. (Foto: Humas Polres Malang)

Peweimalang.com, Kab Malang  -Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memasuki hari ketiga penanganan. Sejumlah titik api di wilayah Jamplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, berhasil dikendalikan, namun petugas masih menemukan titik api dan kepulan asap di kawasan hutan. Pada Minggu (13/9) sore, tercatat tiga lokasi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang masih terpantau memiliki aktivitas kebakaran. Dua titik berada di wilayah Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, sedangkan satu titik berada di wilayah Jemplang, Kabupaten Malang.

“Penanganan masih terus dilakukan. Petugas melakukan pemadaman, pembasahan dan monitoring di titik-titik yang masih mengeluarkan asap maupun api,” kata Kasi Humas Polres Malang AKP M Budiono, Senin (14/9), kepada wartawan.

Dia menjelaskan, di wilayah Kabupaten Malang, satu titik api masih terlihat di Blok Painem, kawasan hutan Pos Jamplang. Lokasinya berada di lereng atau bukit yang curam, sehingga sulit dijangkau petugas melalui jalur darat. Kondisi medan tersebut membuat pemadaman di titik itu membutuhkan peralatan khusus, seperti drone water sprayer atau helikopter untuk melakukan water bombing. Sementara, titik api di kawasan Tracking Jalur Leluhur, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo berhasil dipadamkan pada pukul 14.30 WIB. Petugas kemudian kembali ke Pos Jemplang untuk melakukan evaluasi dan tetap bersiaga mengantisipasi munculnya api kembali.

Sebelumnya, lanjut Budiono, petugas gabungan melakukan pemadaman manual di sejumlah lokasi menggunakan water sprayer dan hydran portable. Karena medan tidak dapat dijangkau kendaraan roda empat, sebagian petugas harus menggunakan sepeda motor dan berjalan kaki menuju titik api. Dan setelah api berhasil dipadamkan, bukan berarti penanganan selesai. Petugas tetap melakukan pendinginan dan pemantauan karena masih ada beberapa lokasi yang berasap dan berpotensi menimbulkan api kembali. “Proses pendinginan masih dilakukan di Blok Batengan, Blok Painem dan Blok Kentongan oleh petugas BPBD bersama TNBTS,” paparnya.

Hingga kini, kata dia, pihaknya bersama tim gabungan pemadaman api terus memantau  tiga lokasi yakni di Blok Jantur atau B29 di Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, yang terlihat mengeluarkan kepulan asap hitam. Selanjutnya, Blok Watangan, juga di Sukapura, yang masih terlihat kepulan asap putih dan nyala api. Satu lokasi lainnya berada di Blok Painem, wilayah Jamplang, Desa Ngadas, Kabupaten Malang, karena di lokasi tersebut masih terlihat kepulan asap putih. Sedangkan kawasan tersebut juga berada di wilayah perbatasan dengan Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.

“Polres Malang bersama TNI, BPBD, TNBTS, Manggala Agni, LMDH dan unsur masyarakat masih menempatkan personel di Pos Jemplang. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui perkembangan titik api sekaligus mengantisipasi penyebaran kebakaran,” pungkas Budiono.(*).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *