Bupati Malang Berangkatkan Aisyah Ar Rumy Ikuti Kompetisi Al-Qur’an Internasional
- calendar_month 0 menit yang lalu

Bupati Malang antar Aisyah Ar Rumy santriwati Sekolah Dasar Tahfidz Al- Qur'an Daarul Ukhuwwah, Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, untuk mengikuti Kompetisi Al-Qur'an Internasional, di Dubai
Peweimalang.com, Kab Malang – Bupati Malang HM Sanusi secara langsung melepas keberangkatan santri yang akan mewakili Indonesia dalam Festival Tahfidzul Qur’an di Dubai, Qatar. Pelepasan itu dilakukan pada Rabu (18/2) di Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah, Kecamatan Pakis Kabupaten Malang.
Santri tersebut bernama Aisyah Ar-Rumy yang merupakan santri setara kelas 4 di Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Singosari. Dia dijadwalkan berangkat ke Dubai selama tujuh hari untuk mengikuti ajang hafalan Al-Qur’an tingkat internasional.
Sanusi mengatakan Pemerintah Kabupaten Malang memberikan dukungan tambahan berupa uang saku. Hal itu merupakan bentuk komitmen dan kebanggaan atas keberhasilan Aisyah mewakili Indonesia.
“Kita dukung untuk uang sakunya, tadi kita bantu Rp30 juta. Karena semua akomodasi sudah ditanggung oleh panitia dari Dubai,” ujar Sanusi seusai acara.
Sanusi menambahkan, Pemkab Malang berkomitmen mendukung putra-putri daerah yang berprestasi di level internasional. Ia menerangkan Pemkab Malang turut berbangga dan wajib mendukung siswa dan siswi yang memiliki prestasi.
“Kita yang punya prestasi, yang berskala internasional, tentu kita dukung dengan memberikan bantuan sebisanya. Kemarin kita dukung atlet-atlet yang masuk ke ajang internasional, anak-anak SD, anak SMP dari Kabupaten Malang kita dukung juga untuk akomodasinya,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya pembinaan karakter dan keagamaan melalui program “Sekolah Plus Ngaji” yang telah diterapkan melalui SK Bupati.
“Kurikulum khusus tidak, tapi muatan lokal melalui SK Bupati itu ada ‘Sekolah Plus Ngaji’. Jadi anak-anak sebelum memasuki jam pelajaran diwajibkan untuk baca Kitab Sucinya masing-masing,” jelasnya.
Ia berharap akan muncul lebih banyak generasi Qurani dari Kabupaten Malang. Ia juga mengimbau kepada Dinas Pendidikan untuk memperkuat kualitas pendidikan di Kabupaten Malang.
“Harapannya yang lain nanti menyusul. Banyak Aisyah-Aisyah yang lain yang tumbuh dari Kabupaten Malang.,” pungkasnya.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah, Muhammad Ajir Abdi Munip menyampaikan Aisyah menjadi satu-satunya wakil dari Indonesia dalam ajang tersebut. Menurutnya, Aisyah mengikuti seleksi secara online sebelum dinyatakan lolos.
“Dia mendaftar, kemudian dites secara online. Dilihat kesesuaiannya dari hasilnya itu,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Aisyah mengaku bangga bisa mewakili Indonesia dalam ajang ini. Ia juga senang mendapat dukungan langsung dari Bupati Malang.
“Senang banget, dapat dukungan dari bapak bupati (Sanusi, red),” ucapnya.
Santri kelas 4 SD ini juga telah menghafal 26 juz Al-Quran dan menargetkan bisa menyelesaikan 30 juz. Untuk persiapan, ia rutin melakukan murajaah tiga hingga lima juz per hari.
“Kalau sehari tiga juz sampai lima juz,” katanya.(*).
- Penulis: Redaksi
- Editor: PWI Malang Raya










Saat ini belum ada komentar